Kisi-Kisi IPA DT2

Credit to MaTiCa for extra material.
Not all of these will come out. Use wisely.

πŸ§ͺ Bab 11 β€” Unsur, Senyawa, dan Campuran

Sumber: IPA SMP/MTs Kelas VIII


πŸ“‹ KISI-KISI UJIAN (Baca ini dulu!)

Soal terbagi menjadi ~7 soal unsur Β· ~7 soal campuran Β· ~7 soal koloid

Topik yang keluar:

  • Pengertian Koloid
  • Pembuatan Koloid
  • Sifat-Sifat Koloid
  • Penerapan Koloid (uraian)
  • Campuran Koloid & Pemisahan Koloid
  • Pemisahan Campuran
  • Logam, Semilogam, Nonlogam
  • Bedain Metaloid & Nonlogam (h.365)
  • Perbedaan Unsur & Senyawa
  • Unsur (Atom)
  • Jenis Koloid

A. UNSUR

🧠 Trik: "Unsur = TUNGGAL, tidak bisa diurai lagi"

Bayangkan unsur seperti LEGO polos β€” 1 warna, 1 jenis, tidak bisa dipecah lebih kecil.

Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.


1. πŸ”© Unsur Logam

Trik: "Lo-MeK" = Logam β†’ Mengilap, dapat ditempa, Konduktor
Sifat Keterangan
Mengilap Permukaan mengkilap
Dapat ditempa Bisa jadi kawat atau lempengan
Konduktor Menghantarkan listrik & panas
Wujud Padat pada suhu kamar (kecuali: raksa/Hg, sesium, fransium, galium = cair)

Contoh: Li (Litium), Au (Emas), Ag (Perak), Fe (Besi), Cu (Tembaga), Al (Aluminium)


2. βš—οΈ Unsur Metaloid (Semilogam)

Trik: "Meta = di tengah" β€” lebih rapuh dari logam, lebih kuat dari nonlogam = SEMIkonduktor
Sifat Keterangan
Lebih rapuh dari logam Mudah patah
Lebih kuat dari nonlogam Tidak selemah gas
Semikonduktor Menghantarkan listrik sebagian
Beberapa berkilauan Seperti logam

Contoh: B, Si, As (Boron, Silikon, Arsen, Germanium, Antimon)


3. πŸ’¨ Unsur Nonlogam

Trik: "Non = TIDAK" β€” tidak mengilap, tidak ditempa, tidak konduktor (isolator)
Sifat Keterangan
Wujud Umumnya gas pada suhu kamar
Isolator Tidak menghantarkan listrik (kecuali karbon)
Tidak mengilap Tidak dapat ditempa

Contoh: O, F, N (Oksigen, Fluorin, Nitrogen, Belerang, Karbon, Fosfor)


πŸ“Š Perbandingan Logam vs Metaloid vs Nonlogam

Logam Metaloid Nonlogam
Kilap βœ… Mengilap βœ… Beberapa ❌ Tidak
Ditempa βœ… Bisa ❌ Rapuh ❌ Tidak
Konduktor βœ… Ya ⚠️ Semi ❌ Isolator
Wujud kamar Padat Padat Gas/Padat
Contoh Li, Au, Ag B, Si, As O, F, N

πŸ“‹ Lambang Unsur Penting (Hafalan!)

🧠 Lambang unsur dibuat oleh Jons Jakob Berzelius (Swedia) β€” huruf pertama nama Latin, huruf kapital

Logam yang lambangnya beda dari nama Indonesia:

Nama Indonesia Nama Latin Lambang
Besi Ferrum Fe
Tembaga Cuprum Cu
Emas Aurum Au
Perak Argentum Ag
Air Raksa Hydrargyrum Hg
Timbal Plumbum Pb
Timah Stannum Sn
Natrium Natrium Na
Kalium Kalium K
Antimon Stibium Sb
⚠️ Yang sering tertukar di soal:

  • Fe = Besi (bukan F)
  • Cu = Tembaga (bukan C)
  • Pb = Timbal (bukan P)
  • Hg = Air Raksa (bukan H)
  • Au = Emas (bukan A)
  • Ag = Perak (bukan Ag? ya, Ag!)


B. SENYAWA

🧠 Trik: "Senyawa = TUNGGAL tapi BISA diurai"

Beda dari unsur: senyawa bisa dipecah secara kimia. Beda dari campuran: perbandingannya TETAP.

Senyawa adalah zat tunggal yang secara kimia dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lebih sederhana. Terbentuk dari gabungan 2 atau lebih unsur yang berbeda dengan perbandingan tertentu dan tetap.

Ciri-ciri senyawa:

  1. Merupakan zat tunggal
  2. Terbentuk dari 2+ unsur berbeda dengan perbandingan tetap
  3. Sifatnya berbeda dari unsur-unsur penyusunnya
  4. Dapat diuraikan dengan reaksi kimia (bukan fisika)

Contoh:

Analogi: Tepung + telur + gula β†’ kue. Kue β‰  tepung. Kue bisa "diurai" dengan reaksi kimia β†’ ini senyawa! πŸŽ‚

C. CAMPURAN

🧠 Trik: "Campuran = BEBAS, bisa dipisah secara FISIKA"

Perbandingan tidak tetap. Sifat asli masing-masing zat masih ada.

Campuran = penggabungan 2+ zat murni yang masih mempunyai sifat asalnya, tanpa komposisi tertentu.

Campuran
β”œβ”€β”€ Larutan (homogen β€” serba sama) β†’ contoh: air gula
β”œβ”€β”€ Koloid (tampak homogen, sebenarnya heterogen) β†’ contoh: susu
└── Suspensi (heterogen β€” kasar) β†’ contoh: air kopi

⚑ Perbedaan Unsur vs Senyawa vs Campuran

Unsur Senyawa Campuran
Jenis zat Tunggal Tunggal 2+ zat
Diuraikan? ❌ Tidak bisa βœ… Kimia βœ… Fisika
Perbandingan β€” Tetap Bebas
Sifat asal Tetap Berubah Tetap
Contoh Fe, O, Au Hβ‚‚O, NaCl Udara, air laut
⚠️ Jebakan soal:

  • Udara = campuran (Nβ‚‚ + Oβ‚‚ + COβ‚‚ dll)
  • Air = senyawa (Hβ‚‚O) ← bukan campuran!
  • Besi = unsur ← bukan senyawa!
  • Kuningan/Perunggu = campuran (logam + logam)


D. KOLOID

1. Pengertian Koloid

🧠 Trik ukuran: "Larutan < Koloid < Suspensi"

Koloid ada di tengah-tengah!

Koloid = campuran yang ukuran partikelnya lebih besar dari larutan dan lebih kecil dari suspensi.


πŸ“Š Perbandingan Larutan vs Koloid vs Suspensi

No Larutan Koloid Suspensi
Fase 1 fase 2 fase (ultra), 1 fase (biasa) 2 fase
Kejernihan Jernih Agak keruh Tidak jernih
Homogen? Homogen Tampak homogen Heterogen
Stabil? βœ… Stabil βœ… Stabil ❌ Tidak stabil
Mengendap? ❌ Tidak ❌ Tidak βœ… Mengendap
Diameter < 10⁻⁷ cm 10⁻⁷ – 10⁻⁡ cm > 10⁻⁡ cm
Disaring? ❌ Tidak bisa ❌ Tidak (bisa dgn membran) βœ… Bisa
Contoh Air + gula Susu, agar-agar Air kopi

2. Jenis-Jenis Koloid

🧠 Trik: ingat nama sistemnya dari fase terdispersi + medium pendispersi
Fase Terdispersi Medium Pendispersi Sistem Koloid Contoh
Padat Padat Sol padat Perunggu, kuningan, kaca berwarna
Padat Cair Sol Agar-agar, cat, kanji, tinta, lem
Padat Gas Aerosol padat Asap, debu
Cair Padat Emulsi padat Keju, mentega, mutiara, jeli
Cair Cair Emulsi Santan, susu
Cair Gas Aerosol Kabut, awan, hairspray
Gas Padat Busa padat Karet busa, batu apung, spons
Gas Cair Buih/busa Buih sabun, krim kocok
⚠️ Yang sering keluar di soal:

  • Susu = emulsi (cair-cair)
  • Asap = aerosol padat (padat-gas)
  • Kabut = aerosol (cair-gas)
  • Batu apung = busa padat (gas-padat)
  • Agar-agar = sol (padat-cair)


3. 🏭 Pembuatan Koloid

🧠 Trik: "Di-Kon" = Dispersi (pecah jadi kecil) + Kondensasi (kumpul jadi besar)

Arah berlawanan:
Suspensi β†’ [Dispersi] β†’ Koloid ← [Kondensasi] ← Larutan

a) Dispersi

Menghaluskan partikel suspensi menjadi partikel koloid (kasar β†’ koloid)

Cara Penjelasan Contoh
Mekanik Digerus/digiling lalu diaduk Sol belerang
Peptisasi Dipecah dengan zat pemeptisasi (elektrolit) Karet + bensin; agar-agar + air
Busur Bredig Logam dijadikan elektrode, dialiri listrik β†’ atom terlempar β†’ koloid Koloid logam

b) Kondensasi

Menggumpalkan partikel larutan menjadi partikel koloid (halus β†’ koloid)

Cara Fisis:

Cara Kimia:


4. Sifat-Sifat Koloid

🧠 Trik hafal: "E-T-G-A-E-K-D"

Efek Tyndall Β· Tidak (Gerak Brown) Β· Gerak Brown Β· Adsorpsi Β· Elektroforesis Β· Koagulasi Β· Dialisis


πŸ”¦ a) Efek Tyndall

Koloid menghamburkan cahaya, larutan meneruskan cahaya

Contoh kehidupan:

πŸ”¦ Bayangkan laser menembus asap β†’ sinarnya kelihatan = efek Tyndall!

πŸƒ b) Gerak Brown

Gerakan partikel koloid yang zig-zag/patah-patah karena tumbukan dengan medium

Contoh: Gerakan partikel debu di udara saat terkena cahaya matahari


🧲 c) Adsorpsi

Koloid menyerap zat lain di permukaannya

Contoh penerapan:

  1. Pemutihan gula tebu β€” gula melewati koloid tanah diatom/karbon β†’ zat warna teradsorpsi
  2. Penjernihan air β€” tawas Alβ‚‚(SOβ‚„)₃ membentuk Al(OH)₃ β†’ adsorpsi kotoran
  3. Norit (obat) β€” karbon aktif mengadsorpsi racun/gas di usus
  4. Pewarna kain β€” Al(OH)₃ koloid melekat di serat dan menyerap zat warna

⚑ d) Elektroforesis

Pergerakan partikel koloid bermuatan dalam medan listrik

Contoh: Penyaring debu pabrik (Pengendap Cottrell) β€” dikembangkan oleh Frederick Cottrell


🧊 e) Koagulasi

Penggumpalan partikel koloid β†’ membentuk endapan

Cara terjadinya koagulasi:

Contoh kehidupan:

  1. Pengolahan karet dari lateks (asam formiat/asetat)
  2. Terbentuknya delta di muara sungai β€” lumpur koloid bertemu air laut (elektrolit)
  3. Luka diobati β†’ ion Al³⁺ atau Fe³⁺ menggumpalkan albumin darah
  4. Penjernihan air dengan tawas

🩺 f) Dialisis

Pemisahan ion-ion kecil dari partikel koloid menggunakan selaput semipermeabel


5. Koloid Pelindung

Koloid yang ditambahkan ke koloid lain untuk menstabilkannya (membungkus partikel agar tidak mengelompok)

Contoh:


6. Penerapan Koloid

Bidang Contoh
Industri Karet (lateks), cat, pemutihan gula, penjernihan air, pengendap Cottrell
Makanan Keju, mentega, susu, saus salad, jelly, agar-agar, santan
Farmasi Minyak ikan, penisilin suntik, salep, krim
Kesehatan Hemodialisis (cuci darah), identifikasi DNA
Kosmetik Losion, pelembab kulit (~90% kosmetik adalah koloid)
Pertanian Pestisida, insektisida

E. PEMISAHAN CAMPURAN

🧠 Trik hafal: "Fil-Dis-Kro-Kris-Sub-Sen-Eks"

πŸ”΅ Filtrasi (Penyaringan)

Prinsip Perbedaan ukuran partikel
Campuran Padatan tak larut dari cairan
Alat Corong + kertas saring
Hasil Filtrat (lolos) + Residu (tertahan di kertas)
Contoh Pasir & air, penyaringan gula kotor, air sungai

πŸ”΅ Distilasi / Destilasi (Penyulingan)

Prinsip Perbedaan titik didih
Campuran Cair – cair
Alat Labu distilasi + tabung pendingin + penampung
Hasil Destilat (uap yang mengembun) + Residu (sisa)
Contoh Air laut β†’ air tawar; air & minyak

πŸ”΅ Kromatografi

Prinsip Perbedaan kecepatan rambat antara fase diam & fase gerak
Hasil Kromatogram (pola pemisahan)
Contoh Tinta warna spidol, pemisahan pigmen

πŸ”΅ Kristalisasi

Prinsip Perbedaan kelarutan berdasarkan suhu
Cara Menguapkan pelarut β†’ zat mengkristal
Hasil Kristal + mother liquor (sisa larutan)
Contoh Garam dapur (air laut), gula tebu

πŸ”΅ Sublimasi

Prinsip Zat padat β†’ gas langsung (tanpa fase cair)
Hasil Sublimat (zat murni) + pengotor tertinggal
Contoh Kapur barus (naftalena), yodium

πŸ”΅ Sentrifugasi

Prinsip Density β€” gaya sentrifugal (putar cepat)
Hasil Endapan/pelet (bawah) + Supernatan (atas)
Contoh Darah (sel darah merah turun, plasma atas), susu

πŸ”΅ Ekstraksi

Prinsip Perbedaan kelarutan dalam pelarut
Hasil Ekstrak + Rafinat (sisa)
Contoh Minyak kelapa sawit, kopi, obat-obatan

πŸ”΅ Dekantasi

Prinsip Gravitasi β€” padatan lebih berat mengendap ke bawah
Cara Menuangkan cairan secara perlahan dari endapan
Hasil Cairan jernih (atas) + Endapan (bawah)
Contoh Pasir & air, lumpur & air
Dekantasi sering dilakukan setelah koagulasi β€” gumpalkan dulu, baru tuang πŸ«—

πŸ“Š Tabel Ringkasan Pemisahan Campuran

Metode Prinsip Hasil Utama Contoh
Filtrasi Ukuran partikel Filtrat + Residu Pasir & air
Distilasi Titik didih Destilat + Residu Air suling
Kromatografi Kecepatan rambat Kromatogram Tinta spidol
Kristalisasi Kelarutan & suhu Kristal Garam dapur
Sublimasi Padat→gas langsung Sublimat Kapur barus
Sentrifugasi Density/kerapatan Endapan + Supernatan Darah
Ekstraksi Kelarutan pelarut Ekstrak + Rafinat Minyak sawit
Dekantasi Gravitasi Cairan jernih + Endapan Pasir & air, lumpur & air

🧠 MASTER RINGKASAN β€” BELAJAR TERAKHIR

3 hal yang PASTI keluar:

UNSUR: Bedain logam/metaloid/nonlogam + lambang unsur yang aneh (Fe, Cu, Au, Ag, Hg, Pb)

CAMPURAN: Larutan vs Koloid vs Suspensi (tabel perbandingan) + jenis koloid (sol, emulsi, aerosol, buih)

KOLOID: 6 sifat (Tyndall, Brown, Adsorpsi, Elektroforesis, Koagulasi, Dialisis) + penerapannya

⚠️ Jebakan umum di soal:

  • Sifat penjernihan air = Adsorpsi + Koagulasi (bukan dialisis!)
  • Cuci darah = Dialisis
  • Sorot lampu mobil malam = Efek Tyndall
  • Gerakan zig-zag debu = Gerak Brown
  • Penyaring debu pabrik = Elektroforesis (Cottrell)
  • Pemutihan gula = Adsorpsi
  • Delta sungai terbentuk = Koagulasi

Powered by Forestry.md